Profesionalisme wartawan

Tidak dapat dipungkiri, ruang gerak wartawan dalam menjalankan profesinya  sudah sangat leluasa seiring era kebebasan pers setelah kekuasaan Orde Baru berakhir 1998. Kini lewat pemberitaan media massa, cetak maupun elektronik, masyarakat dapat melihat dan merasakan, betapa pers dapat mengungkap berbagai informasi  dari berbagai peristiwa yang berkembang.

Para wartawan boleh saja memiliki kebebasan dalam menjalankan tugas atau profesinya, namun dia tetap harus berada dalam koridor yang memposisikan dirinya sebagai wartawan profesional. Setiap orang dapat menjadi wartawan tetapi  tidak berarti dunia wartawan adalah profesi tanpa aturan, tanpa standar kompetensi. Wartawan Indonesia ke depan diharapkan harus adalah orang-orang  yang memiliki kesadaran, pengetahuan, dan ketrampilan yang terkait profesinya.

PWI yang mendapat dukungan penuh Dewan Pers, ikut menjadi lembaga penguji kompetensi wartawan karena bertujuan dapat meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan. Adanya SKW dapat menjadi acuan sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan pers. Lebih dari itu, lewat SKW dapat makin menegakkan kemerdekaan pers berdasarkan kepentingan publik, sekaligus menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi khusus  penghasil karya intelektual. Hal lebih penting, SKW diharapkan dapat menghindarkan penyalahgunaan profesi wartawan, serta menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers.

SKW didasarkan Peraturan Dewan Pers No.1/Peraturan-DP/II/2010 tentang Standar Kompetensi Wartawan. SKW dihadirkan sesuai Undang-Undang  No.40/1999 tentang Pers atas desakan insan pers nasional yang memerlukan standar untuk dapat menilai profesionalitas wartawan.[http://www.madina.co.id/index.php/kolom/refleksi]

About irwantav

seperti yang anda lihat !!!

Posted on 20 Maret 2012, in Artikel and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: