Pemuda luar biasa

Generasi muda memang sangat menarik, menyenangkan dan banyak kelebihannya. Karena disini kita berbicara tentang generasi yang masih dalam fase kesegaran, kesatriaan dan semangat, yang sedang menapaki jalan mendaki masa depannya.

itulah generasi muda, merekalah yang mendominasi jumlah pasukan yang ikut berjihad besama rosulolloh. Sebagian besar para penceramah dan  singa podium di masa rosulolloh juga generasi muda. Para utusan dan ajudan rosululloh juga dari golongan mereka. Para generasi muda seperti inilah yang menjadi pelita hidup dan menjadi panutan yang dapat dibanggakan.

Sejenak marilah kita perhatikan Habib bin Zaid ra, dia adalah seorang pemuda dua puluh tahun yang diutus RosuluLLoh menemui musailamah al-Kadzzab. Sang nabi palsu yang congkak. Dengan tegar Habib berangkat menemui musailamah. Lalu musailamah memintanya untuk murtad dari agama Islam. Habib menolak. Akhirnya musailamah memotong sebagian anggota tubuhnya sehingga terjatuh ke  lantai. Dia terus dipaksa untuk murtad. Namun Habib tetap menolak untuk murtad. Lalu musailamah memotong kembali bagian tubuhnya yang lain, tetapi Habib tetap tegar. Untuk ketiga kalinya anggota tubuhnya dipotong Habib tetap tak bergeming dan terus mempertahankan keyakinannya hingga satu demi persatu jasadnya dipotong hingga menhantarkannya kepada kesyahidan.

Itulah Habib yang pernah berkataaku takkan peduli, bagaimanapun bentuk kematianku ketika mengahadap Alloh, selagi kematianku sebagai seorang muslim. Kalau sang pencipta menghendaki, dia akan memberkahi tiap sayatan tubuhku dan percikan darahku yang tercincang dan berserakan

Coba hayati lagi ketegaran Khubaib bin Adi yang dibawa ke tiang gantungan karena dia mengikuti ajaran Muhammad. Dengan penuh keyakinan dan iman membaja ia tetap tegar.Pada saat itu kaum musrikin telah mengelilinginya dan siap mengeksekusinya atas ‘kesalahannya’ beriman kepada Muhammad.

Di tiang gantungan itu -tempat pembantaian yang menjadi perlambangan permusuhan kebathilan versus kebenaran- Khubaib tetap sabar dan tabah. Dia tidak memperlihatkan geliat rasa takut, kepatuhan, serta ketundukan sedikitpun kepada mereka. Khubaib malah       sungging dengan senyuman seseorang yang bangga dengan imannya.

Bahkan Abu Sufyan berkata dengan penuh olok-olok dan makian kepadanya, “wahai Khubaib, relakah kamu sekiranya Muhammad berada pada posisimu seperti ini?” Khubaib dengan tegar mengatakan “tidak, demi Alloh yang tiada ilah yang berhak diibadahi selain dia. Saya tidak akan rela berada di tengah tengah keluargaku dan hartaku sementara Rosululloh terkena duri sedikitpun.”  Perhatikan bagaimana kuat dan membajanya tauhid pemuda ini.

masya Alloh generasi apa mereka itu? Bagaimana mereka menjadi seperti itu?

Merekalah pemuda qur’ani yang mentahbiskan hidup mereka untuk mengabdi kepada dzat yang menciptakan mereka. Merekalah generasi yang senantiasa beriman  kepada robb mereka. Mereka cerminan pemuda kahfi yang sifat mereka disebut dalam qur’an

إِنَّهُمْ فِتْيَةٌ آَمَنُوا بِرَبِّهِم ْوَزِدْنَاهُم ْهُدًى…. سورة الكهف  13 :

….Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk.

Merekalah  yang senantiasa menggunakan waktu mereka untuk yang bermanfaat bagi mereka dan agama mereka.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ حُسْنِ إِسْلَامِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لَايَعْنِيهِ

رواه مالك وأحمد ابن ماجة الترمذي صحيح

Rosululloh bersabda : sala satu tanda bagusnya keislaman seseorang yakni ia meninggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat. (Hadits Riwayat Malik, Ahmad, Ibnu Majah, Turmudzi—Hadits Shohih)

Merekalah generasi yang memberikan kontribusi besar bagi umat Islam. Yaitu generasi muda yang diinginkan Alloh untuk mengemban kalimat LaailaahaillaLLoh Sehingga mereka hidup karena dan untuk Laailaaha illaLLoh. Selain itu mereka meninggal dunia karenanya.

Sahabat..masa muda adalah waktu emas tuk mengukir prestasi…jangan biarkan ia hanyut dalam kesia-sian..Ada banyak tugas kita sebagai pemuda Islam..Kemenangan Islam di bumi Konstantinopel tergapai melalui tangan

al-fatih, pemuda taqwa yang pantang menjadi hamba dunia…mari berjuang dan jangan terlena…Jadilah pemuda dambaan umat..

Pemuda Islam yang Luar Biasa!!!!

About irwantav

seperti yang anda lihat !!!

Posted on 3 Juni 2012, in Uncategorized and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: