Auxiliary Verb

stmik elrahma yogyakartaAuxiliary Verb

           Auxiliary verb adalah kata kerja bantu yang digunakan bersama kata kerja (verb) untuk membantu meng ekspresikan arti.

1. To be (am, are, is) :adalah ,

Subject + to be (am, are, is) + noun/adjective

example :

–          I am a boys

–          You are my friend

–          He is a doctor

2. Do / Does :

Subject + do / does + complement

Do dan does berfungsi sebagai :

a)      do / does sebagai verb (kata kerja penuh)

example :

–          I do my home work everyday

(saya mengerjakan pekerjaan rumah saya setiap hari)

b)      do / does sebagai Auxiliary Verb (kata kerja)

do dipakai untuk subject = I, We, They dan You

does dipakai untuk subject = He, She, dan It.

Fungsi do / does untuk kata kerja bantu ialah :

Untuk membantu pembentukan kalimat pada kalimat yang telah terdapat kata kerja, bila kalimat dalam bentuk :

a) Negetive Sentence (kalimat menidakkan)

b) Interogative Sentence (kalimat menyangkal)

c) Negative Interrogative Sentence (kalimat menyangkal menidakkan)

Contoh :

– I do not go to school everyday (saya tidak pergi ke sekolah setiap hari)

– Do I go to school everyday ? (apakah saya pergi ke sekolah setiap hari ?)

– Don’t I go to school everyday ? (bukankah saya pergi ke sekolah setiap hari ?)

3. Have / Has : mempunyai / sudah / telah

Subject + have/has + complement

Have / has mempunyai 2 fungsi, yaitu :

  1. Sebagai kata kerja penuh (verb) artinya mempunyai
  2. Sebagai kata kerja bantu (Auxiliary Verb) artinya sudah = pada kalimat biasa, (Affirmative), belum = pada kalimat menyangkal (negative), sudahkah = pada kalimat bertanya (interrogative), bukanlah, sudah = pada kalimat bertanya menyangkal (negative-interrogative).

Contoh have (mempunyai) :

–          (+) : We have a new teacher (kita mempunyai guru baru)

–          (-)  : We have not a new teacher (kita tidak mempunyai guru baru)

–          (?)  : Have we a new teacher ? (apakah kita mempunyai guru baru ?)

Contoh has (mempunyai) :

–          (+) : He has a new book (dia mempunyai buku baru)

–          (-)  : He has a new book (dia tidak mempunyai buku baru)

–          (?)  : Has he a new book ? (Apakah dia mempunyai buku baru ?)

1) Have / has sebagai kata kerja penuh (Verb)

Contoh :

–          (+) : You have a new dictionary (kamu mempunyai sebuah kamus baru)

–          (-)  : You have not a new dictionary (kamu tidak mempunyai sebuah kamu baru)

–          (?)  : Have you a new dictionary ? (apakah kamu mempunyai sebuah kamus baru ?)

–          (-?) : Have you not a new dictionary ?(bukankah kamu mempunyai sebuah kamus baru ?)

2) Have / has sebagai kata bantu (Auxiliary)

Contoh :

–          (+) : I have moved into a new house (saya sudah pindah ke sebuah rumah baru)

–          (-)  : I have not moved into a new house (saya belum pindah kesebuah rumah baru)

–          (?)  : Have I moved into a new house? (apakah saya sudah pindah kesebuah rumah baru)

–          (-?) : Have I not moved into a new house ? (Bukankah saya sudah pindah kesebuah rumah baru?)

4. Shall (akan) ,rumus

Subject + shall + verb 1 + complement

Shall adalah kata kerja bantu untuk menyatakan macam-macam pengertian, dipergunakan pada kalimat simple future tense (waktu akan datang) dan lainnya, mempunyai arti akan.

Contoh :

–          (+) : I shall send the letter next week (saya akan mengirim surat minggu depan )

–          (-)  : I shall not send the letter next week (saya tidak akan mengirim surat minggu depan)

–          (?)  : Shall I send the letter next week ? (apakah saya akan mengirim surat minggu depan ?)

5. Will (hendak/akan) ,rumus

Subject + will + verb 1 + complement

Will ini juga dipergunakan pada kalimat simple future tense (waktu akan datang), will dipakaiu dalam arti “akan” dalam American English

Contoh :

–          (+) : She will go to Medan tomorrow morning (dia akan pergi ke Medan besok pagi)

–          (-)  : She will not go to Medan tomorrow morning (dia tidak akan pergi ke Mendan besok pagi)

–          (?)  : Will she go to Medan tomorrow morning ? (apakah dia akan pergi ke Medan besok pagi ?)

6. Can (dapat/sanggup/bisa) rumus

Subject + can + verb I + complement

Can capat dipakai untuk menyatakan kesanggupan atau kemahiran seseorang. Bentuknya sama saja untuk setiap orang.

Example :

(+) : They can draw a monkey (mereka dapat menggambar seekor monyet)

(-)  : They can not draw a monkey (mereka tidak dapat menggambar seekor

monyet)

(?)  : Can they draw a monkey ? (apakah mereka dapat menggambar seekor

monyet ?)

7. May

Subject + may + verb I + complement

May artinya ada 2 macam yaitu : a. boleh/izin, b. mungkin, bentuknya sama untuk semua orang. Rumus

Example :

(+) : I may enter the house (saya boleh memasuki rumah itu)

(-)  : I may not enter the house (saya tidak boleh memasuki rumah itu)

(?)  : May I enter the house ? (apakah saya boleh memasuki rumah itu ?)

8. Must

Must adalah kata kerja bantu yang mengandung arti : a. harus, wajib, b. pasti, kesimpulan dalam pikiran pembicara. Rumus

Subject + must + verb I + compelment

Example :

(+) : You must undersand the lesson (kamu harus mengerti pelajaran itu)

(-)  : You must not undersand the lesson (kamu tidak harus mengerti pelajaran itu)

(?)  : Must you understand the lesson ? (apakah kamu harus mengerti pelajaran itu ?)

About irwantav

seperti yang anda lihat !!!

Posted on 1 Januari 2013, in Artikel, Makalah and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: